Sekarang mari membahas kuliner Tembilahan. Aku sudah keliling kota kecil ini, sudah mencoba beberapa pilihan menu makanannya dan tentu sudah singgah di beberapa lokasi makanan daerah. Pada setiap kesempatan, aku diantar oleh native, temanku sendiri. Menurutku pilihan-pilihan dia pastilah best dan yang disukai kebanyakan orang disini. Jadi, kupikir, ulasan berikut tidak akan membuat kalian kecewa membacanya.

Penasaran orang Tembilahan suka makan menu sarapan apa aja? Dibawah ini aku udah nge-list pilihan menu sarapan lokal. Mungkin ada yang sama dengan kuliner daerah kalian. Check these out!

  1. Canai berkuah kari

Hal pertama yang mau aku bahas adalah pilihan menu makanan penduduk setempat buat sarapan. Setiap daerah punya preferensi masing-masing buat menu sarapan gess. Contoh daerahku, Bireuen, Aceh, buat sarapan disana banyak yang memilih mie pangsit khas daerah. Rasanya enak tapi tidak serupa dengan pangsit kebanyakan dari daerah lain. contoh, kuahnya lebih bening. Di Tembilahan, Riau ini, Orang-orang suka sarapan canai berkuah kari. Salah satu lokasi paling ramai dikunjungi adalah Canai khas johor. Setiap pagi membludak. Orang-orang yang mau berangkat dinas mampir kesini, yang baru selesai berbelanja di pasar juga bakal mampir kesini buat membeli canai tersebut. Ada hari dimana aku sendiri bahkan tidak kebagian gess. Nanti kalau kalian singgah ke Tembilahan, cobain sekali sarapan canai, pasti kalian akan berfikir sama denganku, menjadikan tradisi makan canai setiap pagi. Hehe.

Canai dan Teh telur
Hidangan tampak dari samping

2. Nasi ketan

Tapi ini bukan ketan kelapa! Kalian salah bila menganggap nasi ketan Tembilahan disantap pakai parutan kelapa. Penduduk setempat suka makan ketan pakai lauk, misalnya sambal teri. Bagiku, citarasanya udah lebih enak dari nasi biasa. Percaya deh, dijamin tidak akan bosan sarapan nasi ketan setiap pagi. Di daerah lain seperti kampung Inggris, Pare, Kediri, ketan populer juga, tapi tidak sama. Disana ketan disantap pakai susu, keju, ceres atau kombinasi.

3. Nasi Merah

Aku pernah beberapa kali disuguhi nasi merah buat sarapan. Lauknya biasa teri sambal lado, ayam goreng dan ada juga telur. Tapi gess, nasi merah disini bukan berasal dari beras merah pada umumnya. Kata temanku, nasi ini dimasak dengan bumbu  khusus. Seperti nasi kuning yang dimasak menggunakan kunyit sebagai pewarna alami. Untuk tahu lebih jauh tentang komposisi nasi merah, kita bisa membahasnya pada artikel terpisah ya.

4. Lontong

Siapa sih yang tidak pernah mencicipi lontong? Rasanya masyarakat dataran melayu dari sumatra, jawa sampai sulawesi tahu masakan satu ini. Penduduk Tembilahan juga suka lontong buat sarapan. Untuk pilihannya ada dua yaitu lontong sayur dan lontong gado-gado. Untuk rasa tidak jauh berbeda gess. Karena menurutku bahan-bahan dasar yang digunakan keseluruhannya sama, mungkin cuma berbeda sedikit yang dipengaruhi oleh kualitas bahan itu sendiri.

5. Nasi Soto

Favorit siapakah ini? Jujur, aku tidak tahu apakah di setiap rumah orang Tembilahan pernah membuat nasi soto buat sarapan atau tidak. Tapi, nasi soto selalu ada setiap pagi. Para pedagang menyediakan ini dalam menu makanan warung mereka.

Selain makanan yang tersebut diatas, aku juga menemukan dagangan kue selalu laris dibeli. Rasa kuenya enak-enak. Diantara kue yang selalu dijajakan setiap pagi ada risol, bakwan, kue lapis, donat, kue isi kacang, kue malaka dan masih banyak lagi. Semoga buat yang berkunjung ke Tembilahan, sempat mencicipi kudapan daerah ini ya. Enak gess.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here